Kapan Pendaftaran CPNS 2025 akan Dibuka? Berikut Informasi Terbaru [Syarat+Cara Daftar]

Pendaftaran CPNS adalah kabar yang dinanti banyak pihak. Profesi Aparatur Sipil Negara (ASN) dianggap sebagai salah satu sektor pekerjaan yang stabil sehingga banyak orang berlomba-lomba mencari informasi mengenai seleksi CPNS 2025. 

Saat ini pemerintah Indonesia tengah fokus dengan persiapan pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2024, tapi rumor mengenai tes CPNS 2025 santer tersebar di masyarakat. 

Artikel Cake terbaru ini mengupas informasi terbaru mengenai pendaftaran PNS dan seluruh syarat yang diperlukan, jadi simak sampai selesai, ya.

Kapan Pendaftaran CPNS 2025 akan Dibuka?

Mengutip dari Kompas.com, Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik Badan Kepegawaian Negara (BKN) Wisudo Putro Nugroho mengatakan bahwa seleksi CASN 2025 dilaksanakan khusus untuk formasi PPPK di Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Kejaksaan Agung, dan Badan Gizi Nasional.

Pengangkatan CPNS dan PPPK 2024 rencana awal dilakukan pada April-Mei 2025. Sayangnya jadwal ini harus diundur dengan pengangkatan CPNS paling lambat Juni 2025 dan untuk PPPK paling lambat Oktober tahun yang sama.

Sehingga, seleksi CPNS 2025 turut diundur karena pihak pemerintah masih fokus menyelesaikan seleksi CPNS 2024

Kabar terbaru adalah seleksi CPNS 2025 mungkin akan dibuka di kisaran Agustus atau September 2025, namun kabar ini belum dikonfirmasi.

Cara Mendaftar CPNS 2025

Meski belum ada ada keputusan bulat, ada baiknya kamu mengetahui proses pendaftaran CPNS termasuk dokumen-dokumen yang diperlukan. Persiapan dini akan menghemat waktu dan juga tenaga.

1️⃣ Buat Akun SSCASN

  • Untuk daftar SSCASN, kamu bisa meng klik tautan berikut ini. Tautan hanya bisa diakses saat pendaftaran dibuka. 
  • Isi data pelamar berupa: NIK, nomor Kartu Keluarga, nama lengkap, tempat tanggal lahir, nomor HP, kabupaten atau kota sesuai dengan KTP, dan alamat email aktif.
  • Buatlah password akun SSCASN.
  • Unggah foto KTP dan juga swafoto (maksimal 200 kb).
  • Cetak Kartu Informasi Akun.

2️⃣ Pilih Formasi

  • Isi kelengkapan biodata.
  • Pilih jenis seleksi yang ingin diikuti (CPNS atau PPPK).
  • Pilih formasi yang diinginkan.
  • Unggah dokumen yang diminta.
  • Mengunggah CV/Resume/Daftar Riwayat hidup.
  • Cetak kartu pendaftaran CPNS.

Jika seluruh kelengkapan dokumen sudah berhasil diunggah, tahap selanjutnya adalah menunggu hasil seleksi administrasi. Ketika resmi dinyatakan lolos, kamu bisa mengikuti seleksi kompetensi berupa ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Nah jika seleksi CPNS yang kedua berhasil memenuhi standar dengan nilai tinggi dibanding pendaftar lain, tinggal menunggu hasil resmi kamu dinyatakan lulus dan bisa mengikuti pemberkasan.

Bagi pelamar yang merasa tidak mendapatkan nilai yang sesuai, Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberikan rentang waktu untuk masa sanggah. Pada periode sanggah ini, pelamar diizinkan untuk menyatakan keberatan dengan hasil tes disertai dengan bukti-bukti kuat. Jika dirasa memang ada kekeliruan penghitungan skor, bukan tidak mungkin kesempatan untuk lolos terbuka lebar.

Syarat Mendaftar CPNS

  • Kartu keluarga
  • Kartu Tanda Penduduk atau Surat Keterangan dari Kependudukan dan Catatan Sipil
  • Ijazah
  • Transkrip Nilai
  • Pas foto
  • Swafoto/foto selfie
  • Dokumen tambahan yang diminta oleh instansi pilihan

📚 Baca juga: 8 Berkas Lamaran Kerja Lengkap yang Diminta Perusahaan

Daftar Riwayat Hidup CPNS

Daftar riwayat hidup PNS berbeda dengan resume kerja, meski ada beberapa kesamaan. Untuk kebutuhan pendaftaran CPNS, daftar riwayat hidup berisi data profesional dan personal. Informasi yang dicantumkan diharapkan bisa menjelaskan perjalanan profesionalmu. Jika belum memiliki pengalaman kerja, daftar riwayat bisa menekankan pada latar belakang akademis.

Bisa dibilang format daftar riwayat hidup lebih mirip dengan CV. Sementara resume hanya berfokus pada pengalaman kerja yang relevan atau menunjang posisi yang sedang dilamar. Jadi, jangan sampai salah memahami, ya!

Kolom daftar riwayat hidup sudah tersedia di laman SSCASN jika peserta dinyatakan lulus seleksi pemberkasan. Nah pertanyaan selanjutnya, bagaimana cara membuat daftar riwayat hidup untuk CPNS? Ini beberapa hal yang perlu kamu ketahui: 

✅ Kolom Pertama

  • NIK
  • Nama lengkap
  • Gelar depan dan belakang ijazah
  • Tempat dan tanggal lahir
  • Jenis kelamin
  • Nomor telepon
  • Agama 
  • Alamat email
  • Alamat domisili
  • Keterangan lain (tinggi dan berat badan, warna rambut, bentuk muka, dan lain-lain).

✅ Kolom kedua berisi hobi yang bisa diisi lebih dari 1 jenis

✅ Kolom ketiga berisi riwayat pendidikan yang terdiri dari

  • Tingkat pendidikan
  • Nama sekolah atau Perguruan Tinggi
  • Tempat
  • Nomor ijazah
  • Tanggal ijazah
  • Penandatangan ijazah
  • Gelar depan
  • Gelar belakang
  • Ungguhan dokumen

✅ Kolom keempat berisi informasi kursus yang pernah diikuti

✅ Kolom kelima berisi riwayat pekerjaan

  • Instansi/perusahaan
  • Jabatan
  • Tanggal mulai dan tanggal selesai
  • Gaji pokok
  • Nomor SK
  • Tanggal SK
  • Jabatan
  • Unggahan dokumen

✅ Kolom keenam berisi tanda jasa/penghargaan

  • Nama bintang / lencana penghargaan
  • Nomor surat keputusan
  • Tanggal surat keputusan
  • Tahun perolehan
  • Negara / instansi pemberi
  • Unggahan dokumen

✅ Kolom ketujuh berisi prestasi

  • Nama prestasi
  • Tingkat
  • Tahun
  • Unggahan dokumen

Pertanyaan Seputar Pendaftaran CPNS

Apa saja persyaratan untuk mendaftar CPNS?

Jawab: Warga Negara Indonesia (WNI), memenuhi batas minimal dan maksimal usia, sehat jasmani dan rohani, tidak pernah terlibat dalam kasus pidana.

Apakah ada batasan usia untuk daftar CPNS?

Jawab: Ya, ada. Pelamar wajib berusia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun. Namun, untuk posisi senior, pemerintah bersikap lebih longgar dengan menerapkan batasan usia 40 tahun.

Apakah fresh graduate bisa mendaftar CPNS tanpa pengalaman kerja?

Jawab: Sangat bisa. Proses pendaftaran CPNS adalah salah satu seleksi yang mendasarkan kelulusan melalui hasil tes tanpa memasukkan variabel pengalaman kerja dalam penilaian.

Bagaimana cara mendaftar CPNS secara online?

Jawab: Seluruh proses pendaftaran CPNS hanya dilakukan via situs BKN. Cara daftar akun SSCASN, yang sedikit rumit adalah menyiapkan dokumen yang perlu diunggah. 

Apa saja dokumen yang perlu disiapkan untuk mendaftar CPNS?

Jawab: Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), ijazah terbaru dan transkrip nilai, Pas foto terbaru, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Surat lamaran (tulis tangan), CV atau daftar riwayat hidup, surat keterangan bebas narkoba. Catatan: untuk beberapa posisi, dokumen tambahan mungkin dibutuhkan.

Sedang cari kerja sambil menunggu pembukaan pendaftaran CPNS? Cake menyediakan beragam lowongan kerja terbaru dari perusahaan top Indonesia, lho! 🚀

Cake adalah platform yang menawarkan berbagai solusi untuk kebutuhan kariermu. Kamu bisa bikin CV yang profesional dan ATS-friendly, dan ada fitur Cake AI CV Checker untuk mengoptimalkan CV kamu. Cake Cover Letter AI juga siap membantu kamu bikin surat lamaran yang menarik HRD.

Plus, kamu juga bisa bikin portofolio online, cari lowongan kerja di job portal atau aplikasi cari kerja kami, serta mulai networking dan membangun personal branding lewat Cake. Jangan lupa untuk ikuti panduan karier dan blog kami untuk membantu perkembangan karirmu.

Siap wujudkan karier impian? Yuk, cobain Cake sekarang!

订阅电子报三大优势

  • 双周一则电子报新知
  • 产业趋势与软硬技能建议
  • 最新职缺 / 找工作资讯
Newsletter

更多您可能有兴趣的文章

最新相关文章
求职新知
2023年1月30日

Begini Cara Menghubungi Recruiter di LinkedIn [+Template]

Apakah boleh menghubungi rekruter via LinkedIn? Tentu saja! Menghubungi rekruter di LinkedIn dapat memperbesar kesempatan kamu untuk mendapatkan pekerjaan.